Friday, March 20, 2015

Stars and Rabbit - Live at Deus (Bali) EP

"Stars and Rabbit" adalah duo indie-folk yang berasal dari kota kaya budaya Yogyakarta dibentuk pada tahun 2011, duo tersebut terdiri dari Elda Suryani dan Adi Widodo. Musik mereka membuat kita membayangkan seekor kelinci yang berdiri pada kedua kaki belakangnya di puncak bukit berumput hijau, menengadah pada bintang-bintang. Warna vokal yang kekanak-kanakan tapi kuat, permainan gitar yang sederhana namun mumpuni, serta curahan perasaan yang menghanyutkan pada jalinan liriknya menjadi ciri khas lagu-lagu Stars and Rabbit. Yang membuat mereka unik juga adalah bahwa mereka selalu menyuguhkan keindahan yang terpancar dari suatu bentuk kenaifan.
Pada tahun 2013  duo folk tersebut merilis “Live at Deus” via The Rolling Stones. Lima lagu tersebut disebarkan secara unduh gratis karena “…kami kan bukan band yang tiap bulan bisa manggung. Jadi biar temen-temen di kota lain,yang belum sempat kita datangi, juga kebagian lah.”kata Adi berbaik hati. “Live at Deus” terdiri dari lima lagu yang mereka mainkan di Deus, Bali, di sebuah gigs mendadak yang diadakan ketika mereka mendatangi pulau itu dalam sebuah tour Maret lalu. Sebenarnya rekaman lima lagu tersebut adalah dokumentasi biasa yang selalu mereka ambil ketika manggung. Kebetulan Wendy dari The Rolling Stones menyukai konsep mereka dan akhirnya merilisnya lewat platform unduh gratis di website majalah tersebut.
Setelah merilis EP live ini, mereka masih merasa punya PR untuk diri sendiri, yaitu merilis album mereka yang pertama.

Thursday, November 13, 2014

Still Virgin - Colouring The World Just Like Sunday

            "Still Virgin" adalah sebuah band yang berdiri pada tanggal 25 januari 2006, mereka terbentuk karena sering nongkrong bareng jadi satu dan punya Hobby yang sama di dalam bermusik. Sehingga membentuk suatu band yang beraliran pop punk.
Yang menarik dari band ini adalah lagunya tentang persahabatan, angan-angan merangkai masa depan dan tidak selalu membahas cinta seperti kebanyakan lagu sekarang.
Ditambah lagi lagu-lagu ciptaan mereka adalah hasil dari pengalaman-pengalaman pribadi yang lalu dibuat menjadi lagu.
mereka adalah anak-anak muda yang punya kreativitas tinggi, seharusnya band-band seperti inilah yang disorot untuk memotivasi anak muda di Indonesia, bukan malah band-band dengan lagu galau yang sering muncul di Televisi.
Album "Coloring The World Just Like Sunday" merupakan album ke-3 dari Still Virgin. Sebelumnya band yang terdiri dari Irmaz (vokal), Satrio (gitar) dan Adrie (gitar) ini, merilis album pertama berjudul "Dream Hope & Reality" di tahun 2008 dan album berjudul "Completing an Endless Friendship" di tahun 2009.
"Coloring The World Just Like Sunday"  yang terdiri dari 10 track ini diproduseri oleh Dadi dari band Superglad.

Indische Party - Indische Party


"Indische Party" terbentuk di awal tahun 2011 berdasarkan empat sekawan yang mempunyai kesamaan dalam selera musik. Band yang sarat akan nuansa music 60an ini disatukan akan kecintaan mereka terhadap era keemasan Rock n Roll. Dimotori oleh Jafar Shadiq, vokalis flamboyan juga gitaris band pop psychedelic “It's Different Class”, yang cukup piawai dengan harmonika. lalu Kubil Idris, pada gitar yang sudah lebih dulu dikenal sebagai gitaris band new wave “The Upstairs”, mengeksplorasi sisi classic rhythm n blues, hingga surf rock, yang juga merupakan karakter asli yang dimilikinya. Tak ketinggalan Jacobus dengan permainan bass yang groovy, yang masih malang melintang dengan band yang kini tengah bertransformasi "Karon n Roll", berpadu dengan gadis berpostur kecil diposisi drum Tika, dengan gebukannya yang jazzy. empat sekawan ini merupakan sobat kental dari bangku kuliah di IKJ.

Saturday, December 28, 2013

Gugun Power Trio - Soul Shaker

"Gugun Blues Shelter" merilis album bertajuk “Soul Shaker”, pada 1 Oktober di Rolling Stone Café, Jakarta. Album grup yang diawaki oleh Muhammad Gunawan (Gugun), John Armstrong (Jono) dan Aditya Wibowo (Bowie), ini merupakan album ke-7 dengan menyuguhkan lagu-lagu dari beragam genre musik.
"Ini album lintas genre, seperti genre classic rock,  soul blues,, funk, heavy rock, progresif,” kata Bowie, sang penggebuk drum. Kesepuluh lagu di album ini berbahasa Inggris diantaranya Love Your Life, Born To Be Awesome, Fire Underwater, Driving Home Alone, Captain Morgan, Funk#2, Acid Rain, The Good Old Days, Slaves To The Nation dan Rock and Roll Superstar.
Album “Soul Shaker” juga dirilis di Amerika, dibawah bendera label Grooveyard Records, label yang sama yang merilis 2 album "Gugun Power Trio" di Amerika. Pada November 2012, "Gugun Blues Shelter" atau dikenal dengan "Gugun Power Trio" di Amerika, sukses menggelar tur album "Solid Ground" di 6 kota di Amerika Serikat.Pembuatan album "Soul Shaker" sempat terhenti dikarenakan tur yang menguras banyak tenaga dan pikiran ini. Jarak antara album ke-6 (Solid Ground) dengan album "Soul Shaker" adalah 2 tahun.





Thursday, December 26, 2013

simakDialog - The 6th Story

             Grup musik etno-progresif jazz, "simakDialog" meluncurkan album terbarunya yang bertajuk "The 6th Story", yang bertepatan  peringatan 20 tahun berdirinya band simakDialog. "simakDialog" didirikan oleh Riza Arshad (pianis/komposer) bersama dengan Arie Ayunir (drummer yang juga merupakan pendiri grup musik `POTRET') pada tahun 1993 - di tahun yang sama gitaris Tohpati A Hutomo bergabung.
Hingga saat ini, simakDialog telah mengeluarkan 6 album. Untuk album "The 6th Story", mereka fokus pada harmoni dan struktural yang lebih 'dikenal secara umum' dan penekanan pada pola ritme kendang pencak yang lebih kentara - dibandingkan album-album sebelumnya.
Album ini telah dirilis di Indonesia pada bulan Desember 2012 yang bertempat di Gedung Kesenian Jakarta, dan yang kedua pada 17 Mei 2013 di GoetheHaus Jakarta yang disambut dengan antusiasme para penggemar mereka.
Dalam perjalanan kreatifnya, "simakDialog" yang telah merambah percaturan musik jazz selama kurun waktu 20 tahun hingga saat ini, berinovasi dengan menggunakan instrumen kendang Sunda sebagai pengganti instrumen drum di saat drummer Arie Ayunir hijrah ke Amerika tahun 2001.
Menariknya, penggunaan instrumen kendang Sunda menjadi daya tarik utama grup musik jazz ini yang pada akhirnya menggugah pemilik perusahaan rekaman Moonjune Records, Leonardo Pavkovic pada tahun 2007 untuk merilis album ke-4 mereka yang berjudul "Patahan" di Amerika.

Wednesday, December 25, 2013

Addie Ms - The Sounds of Indonesia

"Addie MS" kembali membuat Indonesia bangga dengan prestasinya. Komposer sekaligus konduktor papan atas Indonesia ini berhasil meraih posisi puncak di iTunes Top Charts Album dengan "The Sounds of Indonesia".
Album "The Sounds of Indonesia" berisi 24 lagu-lagu daerah dan 1 lagu nasional, "Tanah Airku", yang dibawakan  bersama Twilite Orchestra ini berhasil mengalahkan album lain dari Avicii, Adele, Katy Perry dll. "Addie MS" pun mengucapkan rasa syukurnya atas prestasi ini.  Album ini diproduseri oleh Garuda Indonesia dan diputarkan di setiap rute penerbangannya, jadi dapat mengenalkan budaya Indonesia kepada para penumpang yang ada.
Untuk Arransemen lagu di album "The Sounds of Indonesia", "Addie MS" juga di bantu banyak musisi seperti Joko L, Andreas A, Fero AS, Singgih S, Aldi, Dian HP dan The City of Prague Philharmonic. Dan beberapa pihak lain yang juga terlibat seperti Garuda Indonesia, Platinum Records, dll
Album “The Sounds of Indonesia” pertama kali diluncurkan 2 Maret 2012 lalu yang proses penggarapan album ini sudah dimulai sejak 2011. Melalui album ini, "Addie MS" berharap agar pendengarnya bisa lebih mencintai Indonesia.

Bossanova Jawa

            Apa itu bossanova?
http://en.wikipedia.org/wiki/Bossa_nova
http://id.wikipedia.org/wiki/Bossa_nova

Musik bosanova dengan lirik berbahasa Jawa? Mengapa tidak? Itu sebuah terobosan baru untuk mengubah stereotype, bahwa lagu-lagu Jawa selalu ada di wilayah campursari, langgam keroncong, dan atau dangdut.

Di Jawa, dengan kreativitas anak negeri dikawinkanlah Bossanova dengan tembang Jawa yang aslinya diiringi dengan musik keroncong atau campursari, dengan tetap mempertahankan bahasa Jawa, Bossanova mampu dibawakan dengan apik.

Tuesday, December 17, 2013

Iwan Fals - Raya

             "Iwan Fals" sudah meluncurkan album terbarunya yang diberi judul "RAYA". "RAYA" adalah nama anak "Iwan Fals" yang paling kecil. Namanya menjadi judul album ini dan judul salah satu lagu di dalamnya. Anak-anak Iwan lainnya (Galang dan Cikal – kakak Raya) sebelumnya telah dibuatkan lagu dengan judul nama-nama mereka, jadi lengkap sudah semua dapat jatah. Yang belum ya istri "Iwan Fals".
Pada tanggal 25 Juni 2013 malam album ini dirilis dengan perayaan yang dihadiri undangan khusus di Rolling Stone cafe, Jakarta. Tidak tanggung-tanggung 18 lagu dijejalkan dalam album berformat double disc ini. Dan semua lagunya adalah lagu baru. Benar-benar baru, meskipun beberapa ada yang sudah pernah dinyanyikan dalam konser tapi masih tergolong baru. Semua lagu ditulis "Iwan Fals" kecuali satu lagu lirik dibuat oleh sang istri.
Seperti album sebelumnya, album Raya ini dibuat oleh PT.Tiga Rambu dengan label FALS Record. Perusahaan dan label rekaman milik "Iwan Fals" yang dikelola oleh keluarganya sendiri. Dan album RAYA ini dari kualitas dan kuantitas jelas lebih baik dari album sebelumnya yang mereka buat.
Album ini kerjasama dengan majalah Rolling Stone Indonesia dan Kopi Top. Dijual dengan bundling majalah RSI edisi koleksi dan produk kopi. Jadi rasanya untuk sistem distribusi penjualannya akan lebih mudah sehingga penggemar tidak kesulitan mendapatkannya

Payung Teduh - Dunia Batas

“Dunia Batas” adalah sebuah terbaru dari band "Payung Teduh". Album ini menampilkan delapan lagu yang terdiri dari empat lagu yang ada dalam debut album mereka dan sisanya lagu baru.
Empat lagu lama mereka ternyata direkam ulang untuk “Dunia Batas”. Perbedaaan rekamannya cukup signifikan. Secara umum, musik "Payung Teduh" di album kedua memang berbeda jika dibandingkan dengan album pertama.
Saya merasakan, musik "Payung Teduh" kini lebih matang. Progresi musik "Payung Teduh" dalam album kedua merupakan sumbangsih dari produser album Ramondo Gascaro yang sebelumnya dikenal sebagai personil band SORE dan juga aktif dalam mengerjakan beberapa musik latar dari film-film nasional populer.
Untuk lagu-lagu baru dalam album “Dunia Batas”, ada dua lagu yang  menonjol. Lagu pertama “Di Ujung Malam” yang menyusupkan irama Flamenco lengkap dengan petikan gitar khas Spanyol dan akordion membahana yang membuat lagu ini terdengar seperti sebuah lagu milik Sting yang tidak pernah dirilis.
Dan lagu kedua yang menonjol adalah “Menuju Senja” yang merupakan jawaban atas lagu “Setengah Lima” dari SORE.  Walhasil, di lagu ini "Payung Teduh" seakan menjadi versi band yang lebih santun dari SORE.

D’Bagindas - 1 Malam

Sebuah album baru dari band pengusung genre pop melayu, "D Bagindas". Dalam album yang diberi judul "Satu Malam" itu akan terdapat 5 lagu baru dan 5 lagu lama yang sebelumnya menjadi hits single mereka.
Dalam penggarapan album, tak hanya didominasi oleh salah satu dari personil band. Semua memberikan kontribusinya.
Namun, ternyata project album baru ini sangat unik karena pengerjaannya hanya memakan waktu 2 minggu. Hal tersebut karena adanya permintaan mendadak dari label.

Saturday, December 14, 2013

The Upstairs - Katalika

           "The Upstairs" memberikan klimaks dua bulan setelahnya. Klimaks itu adalah album keempat "The Upstairs" yang bertajuk "KATALIKA". Resminya album tersebut dirilis tanggal 21 Oktober 2012, bertepatan dengan ulang tahun "The Upstairs" yang kesebelas.
Album ini adalah titik balik dari "The Upstairs". Mereka coba raih kembali eksistensi setelah masa hibernasi yang panjang. Album yang diproduksi oleh sang drummer "The Upstairs", Beni, ini menunjukkan pendewasaan dibandingkan tiga album sebelumnya. Tanpa menghilangkan nuansa new wave, hanya saja aransemen musik mereka jauh lebih matang.

Tuesday, December 10, 2013

Mass Romantic - Indonesia Yang Baru

"Mass Romantic" grup musik yang diisi tiga individu dan memiliki identitas Mass di depannya-menyelaraskan dengan wadah naungannya. Mass Didit, Mass Abbe, dan Mass Chrezma.
Pada album yang kedua yang bertajuk "Indonesia Yang Baru", album yang bekerjasama Soundcity Records dan Demajors sebagai label distibusinya. Pada tersebut "Mass Romantic" sedikit banyak bersinggungan dengan apa yang dinamakan optimistis untuk tanah air.
"Mass Romantic"  mengklaim; warna musik dalam album "Indonesia Yang Baru", mereka menunjukkan perjalanan dan pendewasaan grup musik ini. “Kegilaan” musikalitas mereka yang belum tersalurkan pada album pertama, akan mudah ditemui telinga diantara barisan lirik yang unik dan aransemen musik yang lebih fresh di album "Indonesia Yang Baru".

Sunday, December 8, 2013

MOVIEMAGZ EDISI 10

"MOVIEMAGZ" adalah Majalah Movies hasil karya anak negeri yang di kontribusi oleh anak - anak http://idfl.me, hasilnya sudah tidak diragukan.
Majalah ini dapat menjadi refrensi anda sekalian dalam dunia entertainment khususnya dunia perfilman, baik film Hollywood, Asia maupun Indonesia.
Selamat Menikmati.

Dewa Budjana - Christmas Collection

"Dewa Budjana" lahir dikenal sebagai salah satu gitaris handal negeri ini. Ia bergabung pada beberapa kelompok musik. Sebagai solo gitaris pun ia telah mengeluarkan beberapa album. Saat ini "Dewa Budjana" merilis album barunya yang bertajuk "Christmas Collection".
Album tersebut berisikan 13 lagu Natal yang sudah tak asing lagi di telinga kita. Dengan aransemen yang berbeda hasil sentuhan tangan seorang "Dewa Budjana", menjadikannya lebih fresh dan sangat enak untuk didengarkan. Album ini juga didukung oleh 'Glenn Fredly' lagu yang berjudul Malam Kudus, 'Barry Likumahuwa' dalam lagu The First Noel, penyanyi muda 'Sofia Malika Djojonegoro' yang menyanyikan lagu The First Noel, dan suara jazz dari 'Margie Segers' di lagu The Christmas Song. Nuansa natal akan terasa berbeda saat mendengarkan semua lagu di “Christmas Collection”,  seperti di lagu The Christmas Song yang akan memanjakan telinga dengan nuansa jazz. Dibawa label Insight Music

Friday, December 6, 2013

RAN - Hari Baru

Berbahagialah kalian para "RANers" (sebutan fans "RAN") yang sudah haus akan komposisi Band asal Jakarta yang terdiri dari Rayi Putra, Astono Andoko, dan Anindyo Baskoro atau yang dikenal dengan "RAN", akhirnya akan merilis album ke-4, yang bertajuk “Hari Baru”.
Album “Hari Baru” sekaligus menjadi pertanda kembalinya "RAN" ke tengah peta persaingan industri musik Indonesia. Dengan konsep yang baru dan segar, tampaknya Rayi, Asta dan Nino sudah siap untuk merangkul tambahan pasar baru yang masih terbuka lebar. Ayo, bersama kita jelang “Hari Baru” Bersama "RAN"!
Meskipun 100 keping CD sudah ludes terjual dalam waktu 15 jam, kamu tetap bisa melakukan pre-order lewat situs resmi pembelian cd nya. Hanya saja, nggak ada tiket gratis nonton launching album "RAN" secara langsung seperti 100 CD yang dijual pertama.
Nggak cukup dengan itu saja, selain dalam bentuk fisik, juga telah menyediakan albumnya itu dalam bentuk digital, kawan. Total 10 lagu dengan komposisi yang lebih segar bisa kamu dapatkan via iTunes nih. Melalui akun twitter resminya, @RANforyourlife, band yang ‘beken’ dengan lagu, “Jadi Gila” ini mengabarkan berita itu.
Nah, 10 lagu yang mereka sebar diantaranya adalah “Awake”, “Hari Baru”, “Curiga”, “Begitu Saja”, “Fly Away”, “Nirwana”, “Kita Bisa”, “Yes & No”, “;)”, “Dekat di Hati”.

Wednesday, December 4, 2013

Glenn Fredly & The Bakuucakar - Luka Cinta & Merdeka

Album terbaru dari "Glenn Fredly" yang memiliki judul yang sama, ‘Luka, Cinta, dan Merdeka’ dengan hits andalan ‘Luka dan Cinta' yang dibantu oleh band The Bakuucakar.
Dalam rangka merilis album ini, "Glenn Fredly" bersama label rekaman RPM menggelar penayangan DVD album tersebut bersama segenap penggemar dan wartawan di sebuah bioskop di Jakarta
Lagu-lagu baru dalam album tersebut adalah ‘Luka, Cinta, dan Merdeka’ seperti ‘Selagi ada Waktu’, ‘Jakarta’, dan‘Sabda Rindu’.



Meichan And Her Pals - In Love With Love

"MEICHAN" yang memiliki nama asli Dita Anggraeni akhirnya meluncurkan album solonya yang pertama dengan judul “MEICHAN and Her Pals”.  Album ini berisi 12 lagu yang diramu sedemikian rupa sehingga menjamin telinga penikmat musik untuk tidak bosan. Kolaborasi para pencipta lagu yang bergabung dalam album ini, dengan berbagai genre musik diharapkan dapat membawa atmosfir perbedaan dengan album-album solo penyanyi lain di Indonesia.
Dalam album ini, "MEICHAN" tidak hanya mengambil peran sebagai penyanyi, tetapi juga pencipta lagu sekaligus arranger dari lagu-lagu yang diciptanya. Dengan single pertama “Jangan Selingkuh” lagu berirama lembut ini karya "MEICHAN" yang diharapkan mampu membawanya menjadi salah satu penyanyi wanita di Indonesia yang mampu menghasilkan karya yang berkualitas.
Meski masih menjadi personil resmi duo maia, wanita yang di masa lalunya mengaku pernah di selingkuhi ini sudah memulai karir solonya sejak dua tahun yang lalu.  Dan dengan di luncurkannya album solo pertamanya ini "MEICHAN" berharap publik dapat menerimanya sebagai penyanyi solo wanita dengan beragam talenta.

Project Pop - Move On

           Grup vokal kocak asal Bandung, "Project Pop", kembali meluncurkan album ke-9 berjudul "Move On". Album tersebut juga menandai kebersamaan Yosie, Gugum Odie, Oon, Tika, dan Udjo selama 17 tahun.
Album teranyar "Project Pop" kali ini terbilang istimewa, lantaran dikerjakan secara mandiri alias sudah tidak di bawah perusahaan rekaman Musica Studio’s. Kini, bersama Big Tones Music dan distribusi RPM, Project Pop sudah pede melepas album ini ke pasaran.
Album "Move On" ini sendiri berisi 10 lagu yang terdiri dari sejumlah lagu lama yang diaransemen ulang serta beberapa lagu baru. Salah satunya adalah Gara-Gara Kahitna yang telah dirilis Mei 2013 kemarin. Sementara, single ke-2 "Move On" diperkirakan bakal menjadi salah satu tembang populer dalam waktu dekat ini.

Fatin - For You

"Fatin For You" adalah album perdana Fatin dalam rentang karirnya yang terhitung muda. Ada 12 lagu yang terpilih di album ini menggambarkan keceriaan, kesedihan, kegalauan sampai kebahagiaan anak muda seumurannya. 7 lagu di antaranya adalah hasil karya composer kelas dunia seperti Hayden Bell. Hayden Bell adalah Creative Director the Bell Hughes Music Group (BHMG) yang berlokasi di Queensland, Australia. Selama ini karya-karyanya telah dibawakan penyanyi kelas dunia seperti Madonna, Celine Dion, Britney Spears, Christina Aguilera, dan Avril Lavigne.
Album yang sebagian besar berisi lagu-lagu baru ini dibawakan dengan corak yang beragam, mulai dari up beat hingga ballad. Namun, secara keseluruhan album ini mempunyai benang merah dengan adanya unsur pop dalam setiap lagunya, yang sesuai dengan warna vokal alto Fatin yang jangkauannya tidak terlalu tinggi namun terdengar matang. Beberapa lagu lain dibawakan Fatin secara berduet, seperti di lagu Kaulah Kamuku (duet dengan Mikha Angelo) dan Jangan Kau Bohong (menghadirkan New Kingz – Derby Romero & Roy Ricardo).
Bukan hanya komposer kelas dunia yang mendukung pembuatan album perdana Fatin, namun komposer lokal dengan talenta luar biasa seperti Fredy, Aries Noor dan Nuke juga turut memberikan dukungannya untuk album "Fatin For You". Karya Nuke berjudul "Cahaya di Langit" Itu terpilih menjadi lagu Soundtrack sebuah film yang turut dibintangi oleh Fatin. Film tersebut berjudul “99 Cahaya di Langit Eropa” dan akan dirilis akhir tahun 2013.

Sunday, December 1, 2013

Vidi Aldiano - Dunia Baru

             "Vidi Aldiano" membuat sebuah gebrakan di dunia musik Indonesia. Penyanyi kelahiran Jakarta 29 Maret 1990 itu menggabungkan dua hits dari dua band papan atas Indonesia dalam satu lagu.
Dengan mengusung musik ballad, "Vidi Aldiano" membawakan lagu "Pupus" milik band Dewa dan "Kasih Tak Sampai"-nya Padi dalam satu kemasan musik.
Diakui pemilihan kedua lagu dari band-band tersebut karena pemilik nama asli Oxavia Aldiano itu menggemari mereka. Bahkan dua pentolan grup Padi dan Dewa pun ikut membantu penggarapan single ini.